Jum'at, 28 Mei 2010 | 11:38 WIB TEMPO Interaktif, Bandar Lampung - Perhimpunan Petambak Plasma Udang Windu Dipasena mensinyalir ada kejanggalan penandatanganan kredit modal kerja dan kredit investasi PT Aruna Wijaya Sakti atau eks Dipasena sebesar Rp 126 juta ke sekitar 2.500 orang petambak plasma. Menurut Perhimpunan, itu merupakan strategi CP Prima induk perusahaan PT. Aruna Wijaya Sakti mengatasi kesulitan keuangan. Tudingan para petambak itu dengan menghubungkan proses revitalasasi berjalan lamban. “Baru lima dari 16 blok yang sudah direvitalisasi. Perbaikan kanal dan saluran air berjalan sangat lamban. Perusahaan seperti terengah-engah,” kata Ketua Perhimpunan Petambak Plasma Udang Windu Dipasena, Nafian Fais. Nafian menghitung dengan dana segar dari sekitar 2.500 petambak yang telah menandatangani akad kredit sebesar Rp 126 juta itu bisa terkumpul sekitar Rp 3 trilyun. Terlebih, semua uang petambak dikelola perusahaan inti. “Dengan dana sebesar itu, tidak ada gunanya perjanjian revitalisasi onsorsium Neptune –CP Prima dengan pemerintah. Untuk apa uang sebesar Rp 1,7 trilyun yang dijanjikan untuk revitalisasi,” katanya. Menurut perjanjian jual-beli aset peninggalan Syamsul Nursalim itu, konsorsium mengambil alih Dipasena Group dengan banderol Rp 2,388 trilyun. Mereka hanya membayar Rp 688 milyar. Sisanya, Rp 1,7 trilyun, dibayar dalam bentuk escrow account atau dana untuk merevitalisasi plasma dan perusahaan inti. Plasma berhak atas modal kerja, modal usaha serta perbaikan saluran air dan sarana umum. Uang sebesar itu juga digunakan untuk memperbaiki, operasional, dan membyar hutang perusahaan. “Jadi jika mereka tidak melakukan revitalisasi, sebenarnya negara telah dirugikan,” katanya. NUROCHMAN ARRAZIE
http://p3uw.blogspot.com/
Wednesday, February 16, 2011
Tuesday, February 15, 2011
Steven Adler dipecat dari Guns N’ Roses (11 Juli 1990)

Kisah Keluarnya Steven Adler dari Guns N’ Roses
Steven Adler, lahir di Cleveland, Ohio 22 Januari 1965, merupakan satu dari “The Original Guns” Guns N’ Roses. Bergabung dengan tiga orang yang sudah berada dalam band (Axl, Izzy dan Duff) bersamaan dengan Slash. Dengan bergabungnya dua orang terakhir inilah formasi terbaik GN’R terbentuk (The Original Guns). Namun dibalik cemerlangnya penampilan Adler, ternyata dia adalah pengguna narkoba terparah dalam band tersebut.
Duff McKagan yang faktanya meminum dua setengah gallon vodka dan menghisap seperdelapan ons kokain per-hari, dan Slash sang gitaris yang dianggap Axl sebagai “Raja Bir”. kedua orang ini memang sangat parah untuk ukuran orang biasa, namun ternyata ada seorang lagi yang lebih parah, yaitu Steven Adler. Axl Rose menyebut Adler sebagai “Pengguna Mariyuana paling besar yang pernah saya kenal”.
Berita besar tentang pemecatan Steven Adler sudah mulai berhembus sejak 1989, ketika 30 Januari 1989 GNR memenangkan American Music Awards 1989 kategori Favorite Pop Rock Single, Sweet Child O’ Mine berhasil menjadi nomor satu. Namun fans dan publik justru tertarik dengan penampilan GNR waktu itu yang menampilkan lagu “Patience” tanpa drummer mereka Steven Adler, Posisi drum waktu itu digantikan oleh Don Henley. (lihat youtube : Guns N’ Roses – Patience @ The 1989 AMA’s). Mereka berkata pada publik dan pers bahwa mereka tidak membawa Steven karena dia sedang terserang flu, namun pers sudah mencium bahwa Adler sebenarnya berada di pusat rehabilitasi narkoba.
7 April 1990, GNR akan manggung dalam pertunjukan Farm Aid IV di Indiana tempat kelahiran Axl Rose, namun berita yang jauh lebih besar berhembus adalah perseteruan Axl dengan Adler dan kabar burung bahwa Adler akan segera dipecat. Pada pukul 08:15, band tersebut naik ke panggung untuk menampilkan lagu baru Civil War (inilah untuk pertama kalinya Civil War ditampilkan live di depan umum) dan satu lagu cover version Down On The Farm (lagu ini kemudian juga muncul dalam album Spagetti Incident!) karya UK Subs. Berita di luar penampilan mereka jauh lebih besar mengenai isu pemecatan Adler, ketika Adler tersandung dalam perjalanannya menuju kursi drum, maka anggapan pers dan publik bahwa Adler tetap tergantung pada zat narkotika tampaknya sudah tidak diragukan lagi.
Axl menyelesaikan penampilan mereka yang singkat itu, (sebenarnya saat itu GNR ingin memainkan lebih banyak lagu, namun kondisi Adler sudah sangat buruk maka sebagian dari mereka memutuskan untuk menampilkan dua lagu saja). Diakhir lagu Down On The Farm, Axl menyelesaikannya dengan teriakan “Selamat malam semuanya!!” dan segera dicemoohkan oleh produser Dick Clark (Dick Clark inilah orang yang bertugas di American Music Award yang pernah dicerca Slash, 22 Januari 1990). Tampaknya penampilan malam itu adalah penampilan terakhir bagi Steven Adler bersama Guns N’ Roses. (lihat youtube: Guns N’ Roses Live at Farm Aid IV Indiana – Down On The Farm).
Upaya Mereformasi Diri
Betapapun apiknya band tersebut muncul di pertunjukan, menurut Slash, penetapan waktu oleh Steven Adler tidak akurat. Adler mengkritik Slash dengan marah tentang kontrak yang telah ditandatanganinya yang menjanjikan bahwa Slash akan tetap bersih dari narkoba untuk berbagai pertunjukan dan latihan. Namun, jelas bahwa Slash tidak memiliki pilihan selain memasuki pusat rehabilitasi sebelum dapat menggarap Use Your Illusions. Namun, ketika Slash telah berhasil dengan program rehabilitasinya, Adler justru keluar dari klinik Bryon dan kembali mengkonsumsi narkoba, maka rencana besar untuk mereformasi diri masing-masing berakhir gagal.
Slash memberi komentar pada waktu itu, “Saya pindah ke sebuah apartemen, apartemen termurah yang dapat saya temukan, tetapi itu sudah begitu lama. Dan saya larut dalam mariyuana dan kokain dan semua busa yang menyertainya sehingga akhirnya hal itu tidak dapat dikendalikan. Oleh karena itu, saya membersihkan diri dari narkoba dan membeli sebuah rumah. Saya pergi dan membersihkan diri dan kemudian saatnya tiba untuk giliran Steven.”
Slash kemudian menyatakan dalam sebuah wawancara dengan majalah Musician bahwa “bualan Steven telah ada dimana-mana, dan dia berbohong kepada kami tentang penggunaan narkobanya setiap hari”.
Slash melanjutkan, “Di Rumbo (studio rekaman tempat GNR akan merekam Use Your Illusion), Steven akan mengangguk-angguk sampai dia duduk di atas bangku dengan kepala menyentuh lantai. Dia berkata, ‘aku lelah, aku mengantuk’ dan dia tidak dapat bermain. Itulah keadaan sebenarnya. Kami memberikan dia waktu dan kesempatan yang begitu banyak untuk memulihkan diri. Ketika kami semua telah pulih (setidaknya mereka telah bisa bekerja dengan baik tanpa menggunakan narkoba) sebaliknya Steven tidak ada tanda-tanda untuk pulih. Kami selalu mengatakan pada satu sama lain bahwa keadaannya menjadi benar-benar buruk. Semua orang hadir untuk individu yang membutuhkan bantuan tersebut. Itulah cara kami bertahan sebagai sebuah band. Tetapi Steven tidak pernah berterus terang kepada kami seberapa parah keadaannya.”
Steven Adler Dipecat
Materi lagu untuk album Use Your Illusion sudah siap untuk direkam, namun kondisi Steven waktu itu tidak cukup membaik untuk bekerja. Walaupun lagu “Civil War” sudah mereka rekam bersama Steven Adler waktu itu, namun proses rekaman lagu itu membuat Slash dan Axl sangat marah kepada Steven. Axl Rose menyatakan bahwa lagu Civil War baru bisa dikatakan sempurna setelah melewati proses rekaman 60 kali diulang-ulang. Menurut Slash dalam sebuah artikelnya, bahwa drum track Civil War harus dimainkan ulang oleh Steven sebanyak 20 atau 30 kali sampai benar-benar sempurna.
Slash berkata, “Kami tidak dapat mengerjakan apa pun di Rumbo (studio rekaman). Steven membuat kami sial. Kami harus mengedit drum track untuk Civil War sehingga kami dapat bermain sesuai dengannya.”
Keadaan semakin memburuk bagi Steven dan mereka mulai melirik pada drummer lain, 11 Juli 1990 Steven Adler dipecat. Setelah mempertimbangkan Adam Maples dan Martin Chamblers untuk posisi penabuh drum yang hampir kosong, akhirnya mereka memilih penabuh drum The Cult, Matt Sorum. Band tersebut telah bermain dengan The Cult beberapa kali dan tahu bahwa Sorum cukup baik sebagai seorang penampil yang andal dan mantap.
Setelah Steven benar-benar resmi dipecat, Steven justru menyalahkan GNR atas kecanduannya terhadap narkoba, dia menyalahkan mereka karena merekalah yang menyebabkan dia seperti ini. Pada tahun 1993, ada penyelesaian di luar pengadilan sebesar 2,5 juta dollar.
Pada saat Axl Rose dan Steven Adler menyelesaikan masalah mereka (gugatan Steven terhadap GNR), terjadi perselisihan yang cukup hebat hingga Axl Rose melemparkan sepiring spaghetti. Kejadian Spaghetti inilah yang kemudian akan dijadikan judul album GNR pada tahun 1993, “The Spaghetti Incident??”.
Menurut Axl, “Pada satu kali, untuk menjadikan band ini tetap bersatu, saya pernah merasa perlu untuk memberinya satu bagian dari hak publikasi saya (royalty), tetapi dia melontarkan reaksi yang emosional dan berkata bahwa dia tidak akan tetap berada dalam band ini. kami cemas kalau-kalau kami tidak mampu merekam album ini, sehingga saya melakukan apa yang seharusnya saya lakukan. Dalam jangka panjang saya membayar dengan sangat ekstensif untuk menjaga supaya Steven tetap berada dalam band ini. saya membayar 1,5 juta dollar AS dengan memberinya 15% dari hak publikasi (royalty) saya dari Appetite For Destruction. DIA TIDAK MENULIS SATU NADA PUN, tetapi dia mengatakan bahwa saya egostis! Dia mampu hidup dari uang itu, membeli banyak narkoba dan mempekerjakan para pengacara untuk menggugat saya. Jika dia kalah dalam gugatannya terhadap kami, kemudian harus membayar para pengacara tersebut, dan jika dia masih memiliki uang sisa, uang itu pasti berasal dari Guns N’ Roses dan saya sendiri.”
Ada banyak pernyataan lebih lanjut yang amat tidak disukai oleh Adler, tetapi Axl sudah marah, “Pada tahap ini, saya benar-benar tidak peduli terhadap apa yang terjadi pada Steven Adler” , dia berkata dengan ketus, “Karena dia telah menarik diri dari kehidupan saya, dari perhatian dan pengurusan saya. Saya kasihan padanya dengan beberapa cara, karena dia benar-benar merupakan orang yang rusak. Tetapi dia memilih untuk tetap berada dalam kerusakan itu. Tidak ada yang dapat kami lakukan pada tahap ini. kami membawanya ke panti rehabilitasi, kami mengancam para pengecer narkobanya, dan kami mengurusnya ketika dia menyayat pergelangan tangannya. Saya bahkan memaafkannya setelah dia hampir membunuh istri saya (Erin Everly). Saya harus menghabiskan satu malam dengan istri saya di sebuah unit perawatan intensif sebab jantungnya berhenti berdetak karena Steven. Istri saya histeris dan Steven menyuntiknya dengan speedball (campuran heroin dengan kokain). Istri saya tidak pernah mengkonsumsi narkoba, dan Steven menyuntiknya dengan campuran heroin dan kokain.”
Menurut Axl, dia adalah teman baik Adler. Bagi seseorang seperti Axl yang membanggakan dirinya sebagai orang yang tidak mau dibodohi, dia merasa bahwa Steven telah beranjak cukup jauh dan menguji kesetiaan Axl diluar kelayakan. Axl menjelaskan, “Saya menahan diri dari melakukan apapun kepadanya. Saya menjaga orang itu dari dibunuh oleh anggota keluarga istri saya. Saya menyelamatkannya dari keharusan ke pengadilan karena ibunya ingin dia bertanggung jawab atas tindakan-tindakannya. Dan anak haram jadah itu berbalik menyerang saya?”
Komentar Duff McKagan terhadap Steven Adler
Duff lebih melankolik, tetapi tampaknya juga memiliki opini bahwa dia telah membantu Steven seperti apa yang telah dilakukan oleh Axl. Duff mengingat pada 2002, “Kami mengatakan kepadanya, ‘Steven,engkau kacau balau’. ‘Aku dan Slash, kami memang kacau, tetapi engkau benar-benar kacau balau’.”
Saya ingat pernah berkata kepadanya : “Jika aku dan Slash mengatakan bahwa engkau kacau balau, pikirkanlah siapa yang mengatakannya”. Bahwa mungkin saya berusaha agak lebih keras untuk menjadikan dia tetap berada dalam band ini, karena saya tidak bekerja dengan dia setiap hari seperti rekan-rekan yang lain. Saya pernah membaca dalam berbagai wawancara di mana dia mengatakan bahwa dia sudah bersih. Untuk sebagian besar waktu, dia tidak bersih. Dia adalah tipe orang yang ingin segala sesuatu diserahkan kepadanya, dan dia memang mendapatkannya. Dia membuat urusan-urusan saya diserahkan kepadanya.”
Tampaknya pengalaman Steven yang bergelut dengan narkoba ini ditampilkan oleh salah satu acara televisi di Amerika untuk program rehabilitasi narkoba (reality show “Celebrity Rehab“).Sampai tahun 2009 pun Adler masih didera kecanduan narkoba, entahlah saat ini. saat ini dia melucurkan sebuah buku biografinya yang berjudul, “My Appetite for Destruction: Sex, and Drugs, and Guns N’ Roses“, yang bercerita tentang masalah obat-obatan sekaligus kisah bersama bandnya.
Satu kisah dari The Original Guns ini bisa kita petik hikmahnya, betapapun hebatnya seorang musisi maka ia akan hancur hidupnya oleh narkoba. Steven memang mempunyai kecepatan tangan yang hebat untuk memukul drum, dia bisa memainkan drum dengan begitu indahnya hanya bermodalkan 1tom,1floor,1kick,1snare,2crash,1ride,1chinesse cymbal, dan large cowbell. Narkoba telah menghancurkan kariernya, menghancurkan masa depan dan merusak hubungan baik dengan para temannya. Kita ngefans sama dia karena kehebatan dan bakatnya, namun kita seharusnyalah meninggalkan apa yang seharusnya tidak kita ambil darinya. Semoga kita semua adalah orang-orang yang dijauhkan dari pengaruh narkoba.
(pijar’rose’patricia, 13.10.10).
Daftar Pustaka :
Stenning, Paul, Band yang Dilupakan Waktu, Yogyakarta, Ayyana, 2009.
Marques, Ahimsa, Legend Of Rock Guns N’ Roses, Yogyakarta, A Plus Books, 2009.
Internet :
Wikipedia: Civil War Guns N Roses, Axl Rose, Slash, Duff McKagan, Steven Adler, Matt Sorum, American Music Award 1989.
http://www.heretodaygonetohell.com/history/history90.php
Astaga.com : Steven Adler Ungkap Rahasia Lewat Buku
GnrDaily.com
http://www.videogamesindonesia.com/forum/archive/index.php?t-24441.html
http://blog.ekakurniawan.com/225/11-lagu-baru-guns-n-roses
http://www.bengkelmusik.com/forum/f23/steven-adler-vs-matt-sorum-t4161
Youtube.com : - Guns N’ Roses live at Farm Aid IV 1990, Guns N’ Roses – Patience @ The 1989 AMA’s , Guns N’ Roses live in Rio De Jeneiro Brazil 1991.
Steven Adler Drummer GNR 1986-1990


SUMBER: http://pijarpatricia.wordpress.com/2010/10/13/steven-adler-dipecat-dari-guns-n-roses-11-juli-1990/
Don’t Cry dan Perseteruan Axl Rose VS Kurt Cobain
Lagu “Don’t Cry” adalah lagu pertama yang pernah ditulis di Guns N’ Roses. Lagu itu ditulis oleh Axl dan Izzy Stradlin serta memperlihatkan kematangan awal band tersebut. Instrumentasi dan produksi yang berlebih-lebihan memberikan Axl kesempatan untuk benar-benar menyadari berbagai ambisinya bagi lagu tersebut, terbukti dalam pertunjukan-pertunjukan awal yang dimainkan band tersebut untuk lagu ini (pertunjukan awal untuk lagu Don’t Cry di Roxy, 1986).

Dont Cry
Don’t Cry adalah satu contoh lagu yang sempurna, lagu itu pertama kali muncul pada tape demo GNR di tahun 1986. Lagu itu juga merupakan lagu live favorit yang menyebabkan reaksi yang berbeda di antara para penonton ketika band tersebut meredam emosinya untuk mengimbangi hentakan-hentakan keras dari lagu-lagu seperti It’s So Easy dan Welcome To The Jungle. Pada akhirnya ada tiga versi “Don’t Cry” yaitu, demo asli, versi yang sudah jadi, dan adaptasi yang menampilkan lirik alternative.
Video Klip Don’t Cry dibuat pada awal tahun 1992 setelah Izzy Stradlin resmi keluar dari band. Perseteruan antara Izzy dan Axl kembali terbakar ketika Izzy secara diam-diam diduga melakukan proses pengambilan film dengan band tersebut untuk video klip Don’t Cry. Nyatanya dugaan itu tak terbukti, dan Izzy Stradlin benar-benar tak ada dalam video klip itu. Satu hal yang teramat sangat menarik dari video klip Don’t Cry versi original adalah adanya sebuah poster di punggung Dizzy Reed yang hanya berputar-putar di lokasi itu, poster itu bertuliskan “Where’s Izzy ??”.
Video Klip Don’t Cry adalah sebuah rangkaian trilogy bersama dengan Estranged dan November Rain yang cerita besarnya diambil dari narasi cerita pendek “With Out You” karya Del James. (Gilby Clarke belum resmi menjadi anggota GNR ketika Video Klip itu dibuat, jadi dia tak ada dalam video klip tsb).
Pada awalnya Guns N’ Roses ingin merilis video klip Don’t Cry ini sebagai video klip pertama untuk promo Use Your Illusion, namun waktu itu Arnold Schwarzenegger yang datang sendiri menemui Axl untuk bisa menyertakan salah satu lagu terbaru GN’R agar menjadi soundtrack film yang dibintanginya. Hal itu terjadi karena Axl dan Arnold adalah dua orang yang saling mengagumi, dan ketika Arnold tahu bahwa Use Your Illusion dirilis maka tak lama ia menemui Axl untuk membicarakan satu lagu yang pas untuk soundtrack film tersebut. Dipilihlah “You Could Be Mine” dan lagu itu menjadi single pertama yang keluar, video klipnya hanya cuplikan konser di Ritz, 16 Mei 1991, ditempat itu kaki Axl Rose mengalami cedera karena aksi panggungnya yang sangat atraktif.
Dalam video itu juga ada teman kecil Axl Rose yaitu Shannon Hoon yang mengisi Backing Vokal. Shannon juga beberapa kali ikut tampil dalam tur Use Your Illusion membawakan lagu Don’t Cry. Shannon Hoon akhirnya meninggal dunia karena overdosis pada 21 Oktober 1995.
Nirvana VS Guns N’ Roses
Satu hal yang menarik jika mengamati “Behind The Scene” video klip Don’t Cry versi original, yaitu bahwa ketika itu Axl Rose memakai topi biru bertuliskan “NIRVANA”. Pembuatan video klip itu kira-kira di awal 1992, itu artinya perseteruan antara Axl dan Kurt Cobain masih belum panas.
Jika ditilik sejarah (yang pernah saya baca) Axl sebenarnya respect terhadap Nirvana maupun Kurt Cobain. Axl ketika berulang tahun ke-30 pernah mengundang Kurt Cobain untuk datang ke pestanya, namun Kurt tak datang dengan alasan tak jelas. Kurt beberapa waktu kemudian malah berkomentar di sebuah majalah saat wartawan majalah itu bertanya pendapatnya tentang band yang saat itu sangat popular, GNR, Kurt menjawab pertanyaan wartawan itu, “Saya tak menyangka jika band dengan lagu-lagu sampah tersebut bisa terkenal hingga ke seluruh dunia.” Pernyataan Kurt ini jelas menuju pada lagu-lagu GNR seperti “Get In The Ring” yang dianggapnya sebagai sampah.
Perseteruan mulai memanas sejak saat itu, suatu saat Axl tak sengaja bertemu Kurt di Inggris, Kurt saat itu bersama sang Istri, Courtney Love yang menggendong bayi kecilnya, Frances. Axl bersama pacarnya, Stephanie Seymour.
Saat Axl lewat di depan Courtney, istri Kurt Cobain tersebut memanggil Axl, “Hei Axl” dengan nada mengejek. Dan Axl pun menoleh kearahnya, Courtney melanjutkan, “Hei Axl, maukah kau menjadi wali baptis untuk anak kami??”.
Axl Rose pun berang ketika istri Kurt meledeknya, dia mendekati Kurt yang saat itu sedang bermain-main dengan Frances anaknya. Axl mendekatkan wajahnya ke wajah Kurt, tampak urat-urat leher Axl menggelembung sebesar selang. Dia lalu membentak Kurt, “Jaga mulut istrimu, atau aku akan membantingnya!!”
Kurt tersenyum lebar, lalu menoleh kearah istrinya dan berkata, “Ok, Bitch, Shut Up!!!” dan kontan saja semua orang yang berada disekitarnya tertawa terbahak-bahak melihat perseteruan dua vokalis itu. Terlihat semua orang tertawa kecuali Axl dan Stephanie. Mungkin untuk menyelamatkan muka, Stephanie lalu menyindir Courtney, “Memangnya kamu model??”
Courtney yang saat itu baru tiga minggu melahirkan balas menyindir, “Bukan. Kalau Kamu Dokter bedah otak ya???”. Axl dengan cepat menggandeng Stephanie untuk segera pergi dari tempat itu.
Pada awal November 1992, Kurt dan Courtney pindah ke Four Season Olympic Hotel di Seattle. Mereka menyewa kamar atas nama “Billy Bailey”, nama asli Axl Rose. Mereka tinggal di hotel itu hampir dua bulan dan membayar 36.000 dollar, sampai pada akhirnya pihak hotel mengusir mereka. Bukan karena mereka sering mabuk dan pakai narkoba, melainkan karena mereka selalu membuang puntung rokok yang masih menyala ke lantai karpet.
Axl dalam beberapa kali konsernya selalu menghina Kurt, dalam jeda-jeda lagu Axl selalu “misuh-misuh” (lihat video di youtube, “Axl Rant”) dan salah satu sasarannya adalah Kurt yang dianggapnya sebagai pecundang dan “The Fuckin Junkies”.
Akhirnya Kurt mati tanggal 5 April 1994, diduga karena over dosis. Duff McKagan kaget karena beberapa hari sebelumnya Duff sempat satu pesawat dengan Kurt, dan hanya berjarak beberapa meter dari tempat duduk Kurt. Saat itulah Duff menjadi sadar dan pelan-pelan ingin sembuh dari ketergantungan terhadap Vodka (agar tak mati konyol seperti Kurt). Karena Duff sempat didiagnosa terkena sirosis hati dan kerusakan pankreas. Alhamdulillah Duff sekarang berhasil sembuh dari ketergantungan Vodka yang hampir membunuhnya.
Daftar Pustaka :
Paul Stenning, Band yang dilupakan Waktu, 2004
Ahimsa Marques, Legend Of Rock, Guns N’ Roses, 2009
Gilbert Chocky, Kurt Cobain, 2009
http://en.wikipedia.org/wiki/Don%27t_Cry
http://en.wikipedia.org/wiki/Kurt_cobain#Death
http://en.wikipedia.org/wiki/Shannon_Hoon
http://www.heretodaygonetohell.com/history/history9495.php
SUMBER : http://pijarpatricia.wordpress.com/2010/12/09/don%E2%80%99t-cry-dan-perseteruan-axl-rose-vs-kurt-cobain/

Dont Cry
Don’t Cry adalah satu contoh lagu yang sempurna, lagu itu pertama kali muncul pada tape demo GNR di tahun 1986. Lagu itu juga merupakan lagu live favorit yang menyebabkan reaksi yang berbeda di antara para penonton ketika band tersebut meredam emosinya untuk mengimbangi hentakan-hentakan keras dari lagu-lagu seperti It’s So Easy dan Welcome To The Jungle. Pada akhirnya ada tiga versi “Don’t Cry” yaitu, demo asli, versi yang sudah jadi, dan adaptasi yang menampilkan lirik alternative.
Video Klip Don’t Cry dibuat pada awal tahun 1992 setelah Izzy Stradlin resmi keluar dari band. Perseteruan antara Izzy dan Axl kembali terbakar ketika Izzy secara diam-diam diduga melakukan proses pengambilan film dengan band tersebut untuk video klip Don’t Cry. Nyatanya dugaan itu tak terbukti, dan Izzy Stradlin benar-benar tak ada dalam video klip itu. Satu hal yang teramat sangat menarik dari video klip Don’t Cry versi original adalah adanya sebuah poster di punggung Dizzy Reed yang hanya berputar-putar di lokasi itu, poster itu bertuliskan “Where’s Izzy ??”.
Video Klip Don’t Cry adalah sebuah rangkaian trilogy bersama dengan Estranged dan November Rain yang cerita besarnya diambil dari narasi cerita pendek “With Out You” karya Del James. (Gilby Clarke belum resmi menjadi anggota GNR ketika Video Klip itu dibuat, jadi dia tak ada dalam video klip tsb).
Pada awalnya Guns N’ Roses ingin merilis video klip Don’t Cry ini sebagai video klip pertama untuk promo Use Your Illusion, namun waktu itu Arnold Schwarzenegger yang datang sendiri menemui Axl untuk bisa menyertakan salah satu lagu terbaru GN’R agar menjadi soundtrack film yang dibintanginya. Hal itu terjadi karena Axl dan Arnold adalah dua orang yang saling mengagumi, dan ketika Arnold tahu bahwa Use Your Illusion dirilis maka tak lama ia menemui Axl untuk membicarakan satu lagu yang pas untuk soundtrack film tersebut. Dipilihlah “You Could Be Mine” dan lagu itu menjadi single pertama yang keluar, video klipnya hanya cuplikan konser di Ritz, 16 Mei 1991, ditempat itu kaki Axl Rose mengalami cedera karena aksi panggungnya yang sangat atraktif.
Dalam video itu juga ada teman kecil Axl Rose yaitu Shannon Hoon yang mengisi Backing Vokal. Shannon juga beberapa kali ikut tampil dalam tur Use Your Illusion membawakan lagu Don’t Cry. Shannon Hoon akhirnya meninggal dunia karena overdosis pada 21 Oktober 1995.
Nirvana VS Guns N’ Roses
Satu hal yang menarik jika mengamati “Behind The Scene” video klip Don’t Cry versi original, yaitu bahwa ketika itu Axl Rose memakai topi biru bertuliskan “NIRVANA”. Pembuatan video klip itu kira-kira di awal 1992, itu artinya perseteruan antara Axl dan Kurt Cobain masih belum panas.
Jika ditilik sejarah (yang pernah saya baca) Axl sebenarnya respect terhadap Nirvana maupun Kurt Cobain. Axl ketika berulang tahun ke-30 pernah mengundang Kurt Cobain untuk datang ke pestanya, namun Kurt tak datang dengan alasan tak jelas. Kurt beberapa waktu kemudian malah berkomentar di sebuah majalah saat wartawan majalah itu bertanya pendapatnya tentang band yang saat itu sangat popular, GNR, Kurt menjawab pertanyaan wartawan itu, “Saya tak menyangka jika band dengan lagu-lagu sampah tersebut bisa terkenal hingga ke seluruh dunia.” Pernyataan Kurt ini jelas menuju pada lagu-lagu GNR seperti “Get In The Ring” yang dianggapnya sebagai sampah.
Perseteruan mulai memanas sejak saat itu, suatu saat Axl tak sengaja bertemu Kurt di Inggris, Kurt saat itu bersama sang Istri, Courtney Love yang menggendong bayi kecilnya, Frances. Axl bersama pacarnya, Stephanie Seymour.
Saat Axl lewat di depan Courtney, istri Kurt Cobain tersebut memanggil Axl, “Hei Axl” dengan nada mengejek. Dan Axl pun menoleh kearahnya, Courtney melanjutkan, “Hei Axl, maukah kau menjadi wali baptis untuk anak kami??”.
Axl Rose pun berang ketika istri Kurt meledeknya, dia mendekati Kurt yang saat itu sedang bermain-main dengan Frances anaknya. Axl mendekatkan wajahnya ke wajah Kurt, tampak urat-urat leher Axl menggelembung sebesar selang. Dia lalu membentak Kurt, “Jaga mulut istrimu, atau aku akan membantingnya!!”
Kurt tersenyum lebar, lalu menoleh kearah istrinya dan berkata, “Ok, Bitch, Shut Up!!!” dan kontan saja semua orang yang berada disekitarnya tertawa terbahak-bahak melihat perseteruan dua vokalis itu. Terlihat semua orang tertawa kecuali Axl dan Stephanie. Mungkin untuk menyelamatkan muka, Stephanie lalu menyindir Courtney, “Memangnya kamu model??”
Courtney yang saat itu baru tiga minggu melahirkan balas menyindir, “Bukan. Kalau Kamu Dokter bedah otak ya???”. Axl dengan cepat menggandeng Stephanie untuk segera pergi dari tempat itu.
Pada awal November 1992, Kurt dan Courtney pindah ke Four Season Olympic Hotel di Seattle. Mereka menyewa kamar atas nama “Billy Bailey”, nama asli Axl Rose. Mereka tinggal di hotel itu hampir dua bulan dan membayar 36.000 dollar, sampai pada akhirnya pihak hotel mengusir mereka. Bukan karena mereka sering mabuk dan pakai narkoba, melainkan karena mereka selalu membuang puntung rokok yang masih menyala ke lantai karpet.
Axl dalam beberapa kali konsernya selalu menghina Kurt, dalam jeda-jeda lagu Axl selalu “misuh-misuh” (lihat video di youtube, “Axl Rant”) dan salah satu sasarannya adalah Kurt yang dianggapnya sebagai pecundang dan “The Fuckin Junkies”.
Akhirnya Kurt mati tanggal 5 April 1994, diduga karena over dosis. Duff McKagan kaget karena beberapa hari sebelumnya Duff sempat satu pesawat dengan Kurt, dan hanya berjarak beberapa meter dari tempat duduk Kurt. Saat itulah Duff menjadi sadar dan pelan-pelan ingin sembuh dari ketergantungan terhadap Vodka (agar tak mati konyol seperti Kurt). Karena Duff sempat didiagnosa terkena sirosis hati dan kerusakan pankreas. Alhamdulillah Duff sekarang berhasil sembuh dari ketergantungan Vodka yang hampir membunuhnya.
Daftar Pustaka :
Paul Stenning, Band yang dilupakan Waktu, 2004
Ahimsa Marques, Legend Of Rock, Guns N’ Roses, 2009
Gilbert Chocky, Kurt Cobain, 2009
http://en.wikipedia.org/wiki/Don%27t_Cry
http://en.wikipedia.org/wiki/Kurt_cobain#Death
http://en.wikipedia.org/wiki/Shannon_Hoon
http://www.heretodaygonetohell.com/history/history9495.php
SUMBER : http://pijarpatricia.wordpress.com/2010/12/09/don%E2%80%99t-cry-dan-perseteruan-axl-rose-vs-kurt-cobain/
Ciri Laki-Laki Dilihat Dari Cara Pipisnya (LUCU)

Lelaki Pembenci
Sesudah pipis trus ngeludahin pipisnya.
Lelaki Cuek
Habis pipis, risletingnya nggak ditutup, celana nggak dikancing.
Lelaki Cool
Pipis di kulkas.
Lelaki Licik
Pipis di dalam kolam renang.
Lelaki Berani
Pipisin kolam renang dari atas pinggir kolam.
Lelaki Hangat
Pipis deket kompor.
Lelaki Buaya
Pipis sambil tengkurep.
Lelaki Hati-hati
Pipisnya dikeluarin pelan-pelan (takut bunyi).
Lelaki Tukang Nyontek
Kalo pipis di toilet umum, suka liatin punya orang.
Lelaki Sia-sia
Pas kebelet pipis, buru-buru lari ke toilet, belum sempet buka celana udah pipis di celana duluan.
Lelaki Percaya Diri
Kalo pipis, kepalanya tegak, sambil liat ke depan.
Lelaki Penghibur
Kalo pipis sambil bersiul atau menyanyi.
Lelaki Ilmuwan
Tiap kali pipis, sebagian pipisnya selalu disisihkan sebagai sampel untuk diteliti.
Lelaki Sensitif
Baru minum sedikit udah kebelet pipis.
Lelaki Sial
Lagi pipis, kepingin kentut yang keluar BAB.
Lelaki Boros
Minum sedikit, pipisnya banyak.
Lelaki Bisnis
Pipisnya bisa dijual.
Lelaki Hobi Berkebun
Pipisnya di kebun, biar subur katanya.
Lelaki Petualang
Pipis pagi di bogor, pipis siang di Jakarta, pipis malam di Bandung.
Lelaki Pemimpi
Mimpi pingin pipis, dan dikeluarin di tempat tidur.
Lelaki Pemalu
Jika merasa dilihat atau dilirik orang lain, pipisnya tidak keluar.
Lelaki Malu-maluin
Pipis di celana.
Lelaki Suka Melamun
Membuka kancing leher kemeja, mengeluarkan dasinya, lalu pipis di celana.
Lelaki Efisien
Meskipun sudah waktunya pipis, tapi ditahan dulu sampai kebelet buang air besar, baru kemudian melakukan keduanya dalam satu waktu yang sama.
Lelaki Pemabuk
Jempol kiri dipegang dengan tangan kanan, lalu pipis di celana.
Lelaki Palsu
Pipis di toilet cewek.
Lelaki Pelit
Kalau buang air besar di WC Umum, ngakunya pipis (biar bayar murah).
Lelaki Edan
Makai celana yang abis dipipisin.
Lelaki Sarap
Pakai celana yang habis dipipisin, tapi dicium dulu, kali-kali aja baunya sudah jadi bau.
Lelaki Kreatif
Kalau pipis kakinya diangkat satu.
Lelaki Irit
Kagak pernah pipis seumur-umur.
Lelaki Nekad
Suka “pipisin” isteri tetangga.
Lelaki Funky
Pipis di tempat umum.
Lelaki Humoris
Pipis sambil ketawa.
Lelaki Gila
Pipis gak pipis tetep pamer "anu".
Lelaki Sial
Maunya pipis air, yang keluar malah batu.
Lelaki Enjoy
Pipis sambil merem-melek.
Lelaki Hemat Waktu
Cuma buka resleting, dikeluarin, terus langsung pipis.
Lelaki Moody
Pipis pake pampers
Lelaki Kurang Ajar
Lagi pipis, eh…kentut…pura-pura cuek lagi!
Lelaki Buta Huruf
Di toilet sudah ada tulisan “RUSAK”, eh…masih dipipisin juga.
Lelaki Turunan Kucing
Nggak bisa liat barang baru, diendus-endus, terus dipipisin.
Lelaki Sabar
Nungguin air cebok gak keluar-keluar, manteeeng aja di urinoir.
Lelaki Hip-hop
Pipis sambil kejang-kejang breakdance.
Lelaki Ramah
Ngajak ngobrol sambil pipis, sampe temennya nggak bisa pipis.
Lelaki Percaya Diri
Habis pipis, anunya dibawa jalan-jalan ke wastafel, trus cebok di wastafel.
Lelaki Pelupa
Sudah pipis, keluar toilet, buru- buru balik lagi, karena masih pingin pipis beberapa tetes lagi.
Lelaki Dermawan
Pipis di WC Umum, pipisnya nggak keluar, tapi tetep bayar.
Lelaki Gaya
Pipisnya sambil tangan yang satu tolak pinggang.
Lelaki Arogan
Pipisnya sambil tangan dua-duanya tolak pinggang.
Lelaki Komunikatif
Pipis sambil ketik SMS.
Lelaki Sibuk
Selalu nunggu sampe kebelet bangeeet, terus terbirit-birit ke toilet.
Lelaki Belum Dewasa
Pipisnya belum bisa lempeng.
Lelaki Romantis
Pipisnya sambil mendesah aah…
Lelaki Nggak Ada Kerjaan
Pipis sambil baca email.
Read more: http://dandymaynardi.blogspot.com/2011/02/ciri-laki-laki-dilihat-dari-cara.html#ixzz1E0qIbOHP
Thanks for reading!
Mengapa Semut Berhenti Sejenak Jika Bertemu dengan Semut Lainnya?

Science-Me | Mengapa semut akan berhenti sejenak jika bertemu/berpapasan dengan semut lainnya?. Semut yang terlihat “mengadu kepala” saat bertemu itu sebenarnya sedang berkomunikasi. T.C. Schneirla, seorang peneliti di New York University, pernah mengadakan percobaan dengan semut. Ia mengambil seekor semut lalu ditaruh dalam tempat yang berisi makanan. Semut lain ditaruh dalam tempat yang berisi semut-semut musuh. Kemudian kelakuan kedua semut ini diamati terutama ketika berpapasan dengan teman-temannya di jalan.
Dari penelitian itu Schneirla menyimpulkan bahwa zat kimia yang dikeluarkan dari makanan ataupun dari musuh semut menempel pada semut itu. Ketika bertemu dengan semut temannya, semut ini akan saling menyapa (bersentuhan). Nah, dengan saling menyapa inilah zat kimia dari semut akan memberi tahu temannya (melalui antena di kepala semut) apakah di lingkungan sekitarnya ada makanan atau ada musuh.
*beritaunik.net
Read more: http://dandymaynardi.blogspot.com/2011/02/mengapa-semut-berhenti-sejenak-jika.html#ixzz1E0ozqLmU
Thanks for reading!
Thursday, February 3, 2011
Band Rusia yg namanya Indonesia
Satu bukti lagi bahwa negara kita ini ternyata sangat terkenal, bahkan sangat terkenalnya sampai-sampai sebuah grup Band asal Rusia memakai nama Indonesia pada Grup Bandnya. Indonesia – band ini didirikan di St-Petersburg di musim gugur 2007. Tujuan utama adalah untuk bermain musik dengan kualitas tinggiyang mengusung musik rock-pengaturan asli dan sempurna melodi. Ada aksen yang kuat pada kombinasi ahli barat klasik dan modern rock unsur suara progresif. Setelah bulan latihan dan demo rekaman suara-lagu «Pretty Colours» Indonesia secara rutin melakukan Show di berbagai klub di St-Petersburg dan Moskow. Bandini dinamakan Indonesia mungkin untuk menambah keunikan dan menemukan penggemarnya sendiri

Berikut adalah Keterangan dari band Indonesia
Coal – vocal, guitar
Santa – bass
Demian – guitar, soundscapes
Charlie – drums, percussions
Influences :
Dream Theater,Led Zeppelin, The Used, Nirvana, King Crimson,Queen,Iron Maiden, Muse, Aerosmith, Guns n Roses, Green Day, Glassjaw, Head Automatica, Refused,the mars volta,my chemical romance.
Sounds Like New Wave Rock!!!

Berikut adalah Keterangan dari band Indonesia
Coal – vocal, guitar
Santa – bass
Demian – guitar, soundscapes
Charlie – drums, percussions
Influences :
Dream Theater,Led Zeppelin, The Used, Nirvana, King Crimson,Queen,Iron Maiden, Muse, Aerosmith, Guns n Roses, Green Day, Glassjaw, Head Automatica, Refused,the mars volta,my chemical romance.
Sounds Like New Wave Rock!!!
Subscribe to:
Comments (Atom)