Wawancara Steven Adler dengan Music Radar Part 2
Wawancara Steven Adler dengan Music Radar Part 2

Siapa yang memberimu kabar bahwa kamu dipecat dari Guns?
Managemen. Itu pilihan dari band tapi mereka tidak menyadari apa yang
mereka lakukan. Dan aku tidak menyalahkan mereka. Aku hanya menyalahkan
diriku sendiri. Beberapa orang dapat menerima itu dalam kehidupannya
tapi aku tidak bisa.
Sebelum kamu pergi, bagaimana hubungan pribadimu dengan para personil Guns?
Itu dimulai ketika Axl mengerjakan hal2nya sendiri, Izzy mengerjakan
hal2nya sendiri, dan Slash, Duff dan aku seperti saudara. Kami
mengerjakan segalanya bersama2. Di video Paradise City kamu melihat kami
bertiga berjalan di trotoar – kami bahkan tidak tahu dimana Izzy dan
Axl berada waktu itu. Mendekati saat2 akhir itu, Slash dan Duff seperti
saudara akrab.
Mari bicara tentang Appetite for Destruction.
Sekarang album itu dianggap klasik, tapi ketika kamu mengerjakan album
itu, apakah kamu menduga bahwa kamu sedang membuat sesuatu yang
istimewa?
Iya, aku sudah menduganya. Aku tahu kami adalah istimewa
sejak menit pertama kami latihan bersama, kami berlima. Jadi ketika kami
merekam Appetite, aku mengatakan pada yang lain, “Ini hebat. Anak2 akan
menyukai ini.” Aku tahu kami punya sesuatu yang istimewa.
Setelah tahun2 bersama Guns, kamu tetap menggunakan narkotika, kamu bahkan pernah stroke…
Yeah, aku terserang stroke gara2 kokain. Kamu akan berpikir bahwa
membunuh dirimu sendiri itu mudah, tapi aku akan memberitahumu, itu sama
sekali tidak mudah.
Tapi dikatakan kamu pernah ingin mati
Tentu saja (tertawa) Ya, aku pernah. Semula aku memiliki sebuah band,
keluarga, managemen, orang2 yang mendukungku… tiba-tiba aku benar2
sendiri. Aku tidak tahu apa yang harus dilakukan. Aku tidak tahu kemana
harus pergi. Managemen merenggut uangku. Itu sangat sulit. Aku mencoba
membunuh diriku. Kamu akan berpikir itu mudah tapi itu tidak mudah.
Tubuh manusia dapat merasakan banyak hal.
Aku mencoba membunuh
diriku beberapa kali. Selama beberapa menit, kupikir aku berhasil. Aku
mati karena overdosis dan aku mati dalam sebuah tabrakan mobil. Kamu
pergi ke dua tempat yang berbeda ketika kamu mati. Ketika kamu mencoba
bunuh diri, kamu pergi ke suatu tempat yang sangat buruk tapi ketika
kamu mati secara tak sengaja, kamu pergi ke tempat yang sangat bagus.
Disamping merasa luar biasa, bagaimana kesehatanmu sekarang?
Menakjubkan. Tiga bulan terakhir ini aku kehilangan 20 pounds. Anggap
seperti ini: Show pertamaku bersama band ini akan tiba pada saat acara
KISS Kruise dan aku akan melepas bajuku (tertawa) Aku akan melepas
bajuku dan aku akan telihat hebat.
Aku penasaran – kamu telah
berhenti menggunakan narkotika, tapi belakangan ini kamu melakukan detox
untuk penyalahgunaan alcohol
Yeah itu hanya soal minum, tapi aku
tidak menggunakan heroin atau kokain lebih dari empat tahun. Tiga hari
setelah Rock N Roll Hall of Fame, aku pulang kerumah… aku minum dan
tidak dapat berhenti. Aku tahu aku harus berubah. Enam minggu setelah
aku berhenti minum, aku kehilangan 15 pounds – itu hanya berat alcohol.
Anggap seperti ini: Aku punya penampilan baru. Aku ingin menggapai
takdirku dan kemenangan adalah bagian dari takdirku itu. Aku tidak bisa
minum. Narkotika dan minuman keras – kuharap aku bisa memakainya tapi
tidak lagi.
Belakangan ini tampaknya kamu punya hubungan yang baik dengan Matt Sorum. Apakah dari dulu seperti itu?
Tidak. Ketika aku tidak suka Matt, aku tidak mengenalnya. Aku iri dan
terluka, aku seperti berkata, “Siapa orang ini yang merebut
pekerjaanku?” tapi aku bahkan tidak kenal siapa dia. Kemudian ketika aku
harus bertemu dengannya, aku menyadari bahwa dia adalah orang yang
menakjubkan sekaligus seorang drummer yang hebat. Dia sangat pintar dan
dia seorang pendongeng yang mengagumkan. Tentu, mulanya aku marah
padanya, tapi kamu tahu, kalaupun bukan dia, pasti ada orang lain yang
menggantikan aku. Dia orang yang menakjubkan. Dia tidak melakukan apapun
padaku, aku yang melakukan semua itu pada diriku sendiri. Butuh banyak
kedewasaan untuk aku bisa melihat itu.
Merujuk pada
penampilanmu dan beberapa personil Guns di Rock N Roll Hall of Fame,
apakah kamu berharap Axl turut mengambil bagian?
Tentu aku berharap
begitu. Aku benar2 berharap dia mau melakukannya. Aku terkejut Izzy
tidak datang tapi Axl dan Izzy punya ikatan yang sama seperti Slash dan
aku. Aku terluka dan kecewa, sama seperti banyak orang.
Aku punya
poster besar Guns di ruang makanku. Sebuah poster Guns N’ Roses ketika
tampil pertama kali di Inggris. Aku harus melewatinya ketika hendak ke
kamar mandi. Sebelum Rock N Roll Hall of Fame, aku akan melewatinya dan
berkata, “Suatu hari nanti…” tapi sekarang aku melewatinya dan berkata,
“Aku sangat senang itu pernah menjadi bagian dari hidupku.” Ketika Axl
tidak datang, aku menyadari bahwa aku terberkati karena itu pernah
terjadi dan biarkan poster itu tetap berada disitu. Aku punya takdir
yang baru sekarang.
Aku ingin bertanya tentang drummu. Apa yang kamu mainkan sekarang?
Belakangan ini aku mengadakan kontrak dengan Ludwig. Aku sangat senang –
aku merasa seolah2 semua kerja dan latihanku mulai terbayar. Aku
memainkan Ludwig Classic Mapple Kit dan aku tidak sabar – mereka sedang
membuatkan aku set drum sekarang dan aku tidak sabar menunggu sampai
drum itu sampai disini. Aku menggunakan stick Vater dan cymbals Paiste.
Sebenarnya aku sedang berubah menjadi John Bonham. (tertawa)
Pertanyaan terakhir… Nama bandmu Adler. Kenapa, kamu tidak bisa memikirkan nama lain yang lebih bagus?
Semula aku ingin menamainya No Quarter, tapi seluruh personil
mengatakan “itu lagu Led Zeppelin” Aku berkata, “So what? Itu lagu
Zeppelin yang keren” Tapi akhirnya kita setuju Adler. Adler berarti
Elang (Eagle) dalam bahasa Jerman. Aku ingin menamainya Eagle tapi kamu
tahu, The Eagles sudah menggunakan nama itu.
Yeah, sepertinya bisa diterima.
Memang bisa diterima. (tertawa) Adler adalah hal terbaik berikutnya.
Itu keren, terdengar seperti sebuah band. Dan semua orang di dunia tahu
siapa aku, jadi itu berhasil. Tidak perlu dijelaskan lagi bahwa aku ada
di band ini. Sudah jelas sekali, ini Steven Adler dan ini bandnya.
No comments:
Post a Comment