Thursday, December 2, 2010

Megadeth


Megadeth dibetuk oleh Dave Mustaine (vokal/gitar) bersama dengan David Ellefson (bass) dan pemain drum Lee Rausch pada tahun 1983 setelah Dave didepak dari Metallica. Dalam formasi awal ini, Megadeth sempat dibantu oleh Kerry King (gitaris Slayer). Kerry King mundur setelah Megadeth mendapatkan gitaris yang bisa bermain full time, yaitu Chris Poland. Tidak berapa lama, posisi Lee Rausch sendiri kemudian digantikan oleh Gar Samuelson.



Dengan formasi tersebut, Megadeth merilis debut album Killing Is My Business...And Business Is Good melalui Combat Records pada bulan Mei 1985. Walau musiknya masih terdengar kasar dan penuh emosi, namun para kritisi musik sudah mulai memperhatikan band ini dan kemudian mereka pun digaet oleh label rekaman yang lebih besar, Capitol Records. November 1986, Megadeth merilis album kedua Peace Sells...But Who’s Buying? yang terdengar jauh lebih matang. Maret 1988, Megadeth merilis album ke-3, So Far, So Good...So What!? Dengan formasi baru Jeff Young pada gitar dan Chuck Behler pada drum.



Formasi tersebut hanya bertahan satu album saja, karena ketika merilis album ke-4, Rust In Peace (1990), kursi panas pemain gitar dan drum diisi oleh Marty Friedman (ex-Cacophony) dan Nick Menza. Nama terakhir ini adalah teknisi drum Chuck Behler pada tur album SFSGSW. Justru pada album inilah nama Megadeth mulai dikenal luas dan album mereka mendapat sambutan yang sangat positif. Rust In Peace hampir meraih Grammy Award untuk katagori album terbaik tahun 1991 (namun black album Metallica yang mendapatkan penghargaan tersebut). Album Rust In Peace sendiri dianggap oleh para penggemar Megadeth sebagai karya terbaik mereka.



Bulan Juli 1992, Megadeth kembali menggebrak dengan album baru, Countdown To Extinction. Album ini merupakan album Megadeth paling sukses secara komersial. Di Amerika saja, mereka hanya memerlukan waktu dua bulan untuk mendapatkan sertifikasi platinum untuk penjualan album ini. Secara kualitas, musik Megadeth di album ini jauh lebih rapi daripada album-album sebelumnya. Dua tahun kemudian tepat pada malam perayaan Halloween tahun 1994, Megadeth kembali dengan album baru, Youthanasia, yang peluncurannya dikemas dalam acara MTV’s Night of The Living Megadeth. Album ini mendapatkan sertifikasi platinum pada bulan Januari 1995 untuk penjualan di Amerika saja.



Tahun 1997, Megadeth merilis album ke-7, Cryptic Writings, bersama produser Dann Huff yang sebelumnya lebih dikenal sebagai pemusik country. Pada bulan Juli 1998, Nick Menza resmi mundur dari Megadeth dan posisinya kemudian digantikan oleh Jimmy DeGrasso. Pada bulan Agustus 1999, album studio ke-8 Megadeth, Risk, resmi dirilis. Pada awal tahun 2000, Marty Friedman mundur dari Megadeth dan posisinya digantikan oleh Al Pitrelli (ex-Savatage). Pada tahun ini juga Megadeth melepas kontrak dengan perusahaan rekaman Capitol Records yang ditandai dengan rilis album kompilasi Capitol Punishment: The Megadeth Years dengan tambahan dua lagu baru sebagai debut awal Al Pitrelli. Selepas dari Capitol Records, Megadeth mengikat kontrak dengan Sanctuary Records. Bulan Mei 2001, album The World Needs A Hero resmi dirilis. Kali ini, mereka melakukan tur dunia mulai Juni hingga Agustus (bahkan sempat bermain di Medan pada akhir Juli 2001) dan tur di Amerika pada bulan September bersama Endo dan Iced Earth. Pada bulan November, Megadeth memainkan dua konser terakhir mereka di Arizona yang sekaligus diabadikan dalam format CD dan DVD, yang kemudian dirilis pada bulan Maret 2002 sebagai dobel CD, Rude Awakening, yang merupakan album konser resmi mereka yang pertama.



April 2002, Dave Mustaine secara mengejutkan menyatakan Megadeth bubar setelah dia dinyatakan mengalami gangguan syaraf pada lengannya yang tidak memungkinkannya bermain gitar dan harus menjalani terapi.

http://ydewata.multiply.com/journal/item/7/Megadeth_-_Sejarah_Singkat_1

No comments:

Post a Comment